Selasa, 10 November 2015

FRAKTURA (PATAH TULANG)

Gangguan mekanik pada tulang merupakan jenis gangguan yang banyak kita jumpai. Gangguan ini kebanyakan disebabkan adanya benturan atau tekanan dari luar tubuh, misalnya tekanan atau benturan saat terjadi kecelakaan dan pukulan. Gangguan ini bisa berbentuk fraktura (patah tulang) atau retak.

Fraktura dapat dibedakan menjadi fraktura sederhana, fraktura sebagian, fraktura kompleks, dan fraktura berganda. Kalian dapat memahami keempat macam fraktura ini dengan mencermati Gambar di bawah ini.


Gangguan Mekanik (Frakture) Pada Tulang

1) Fraktura Sederhana
Pada gangguan jenis ini, tulang mengalami retak atau patah. Namun posisi patahan belum bergeser dari posisi awal dan tidak melukai otot yang ada di sekitarnya.

2) Fraktura Sebagian
Fraktura sebagian atau greenstick adalah retak tulang yang tidak terjadi pada keseluruhan tulang, hanya sebagian saja. Apabila keretakan terjadi pada tulang pipa, hanya sebagian diameternya saja yang mengalaminya dan tulang tidak terpisah.

3) Fraktura Kompleks
Posisi tulang telah benar-benar terpisah saat terjadi gangguan ini. Otot di sekitar tulang yang patah terlukai. Pada kondisi yang berat, terkadang tulang dapat menembus otot di sekitarnya dan muncul di permukaan kulit. Hal ini terjadi jika ujung tulang yang patah bentuknya runcing. Gangguan ini disebut juga fraktura terbuka.

4) Fraktura Berganda
Pada patah tulang jenis ini, tulang terbagi menjadi beberapa bagian, namun masih terlindungi oleh otot. Fraktura berganda disebut juga dengan comminuted. Berdasarkan uraian tersebut, sangat wajar bila penderita gangguan tulang akibat berbagai jenis fraktura itu bisa mengalami rasa sakit yang sangat perih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar