Senin, 23 November 2015

BELAJAR BAHASA INDIA

Aksara Devanāgarī देवनागरी

Jiika di banyak suku di Indonesia mengenal aksara Hanacaraka -Cacarakaan dalam bahasa Sunda- seperti tertulis pada  banyak naskah kuno berbahasa Jawa, Sunda, Makasar, Melayu, dan lain-lain, maka aksara Devanagari देवनागरी adalah akar dari aksara kuno yang kita kenal itu. Bahasa Hindi dan Sanskerta biasanya ditulis dengan Devanagari देवनागरी. Penulisan secara huruf ABC seperti yang sering kita lihat dalam penulisan judul film Bollywood itu hanyalah upaya penyalinan Devanagari  देवनागरी untuk mempermudah pengucapan.

Secara etimologi, Devanagari देवनागरी terdiri dari kata deva berarti dewa dan nagari berarti tempat/kota. Secara tidak langsung ini menunjukkan aksara yang merupakan bagian dari budaya.

Aksara Devanāgarī  adalah sebuah jenis aksara yang berasal dari India bagian utara. Aksara ini muncul dari aksara Brahmi dan mulai dipergunakan pada abad ke-11. Aksara ini terutama dipergunakan untuk menuliskan bahasa Hindi dan bahasa Sanskerta. Namun perlu diberi sedikit catatan di sini, bahasa Sanskerta tidak mutlak ditulis menggunakan aksara ini tetapi juga dengan banyak aksara lainnya, antara lain aksara-aksara Nusantara.

Nah, sekarang yang patut diperhatikan dalam penulisan Devanagari देवनागरी adalah bahwa setiap huruf menggantung di atas garis. Bagi yang pernah belajar aksara Hanacaraka di SD dan SMP tentunya masih ingat penulisan aksara Hanacaraka juga menggantung di garis, tho!.






namaste - perhatikan bagaimana penulisan setiap huruf menggantung pada "garis merah"
  
Penulisan aksara ini juga mengikuti kaidah dari kiri ke kanan tidak seperti kaidah penulisan bahasa Urdu atau Arab yang dari kanan ke kiri. 

Ada yang perlu diingat juga bahwa Devanagari देवनागरी merupakan aksara yang fonetis. Artinya setiap aksara hanya memiliki satu pengucapan. Hal ini berbeda dengan huruf dalam bahasa Inggris yang tidak fonetis. Contohnya City (siti) dan Car (kar) adalah dua kata dalam bahasa Inggris yang dimulai dengan huruf "C" akan tetapi diucapkan secara berlainan.

Devanagari juga mempunyai komponen
alphabetic dan syllabic. Alphabetic artinya dalam Devanagari terdapat aksara yang berdiri seperti huruf tunggal misalkan    अ a , इ idsb.nSedangkan syllabic artinya terdapat aksara yang merupakan suku kata semisal क ka, ba, dsb.






Di bawah ini akan saya lampirkan aksara Devanagari yang saya ambil dari situs:
http://id.wikipedia.org/wiki/Aksara_Dewanagari
 

Vokal (Swara)
Aksara Bentuknya dengan konsonan [k] Alihaksara

प (mandiri) a

पा ā

पि i

पी ī

पु u

पू ū

पृ

पॄ

पॢ

पॣ

पॅ candra e

पॆ e pendek

पे e

पै ai

पॉ o (terbuka)

पॊ


पो o (tertutup)

पौ au (panjang)

Konsonan (Wyañjana)
Aksara Alihaksara

k

kh

g

gh



c

ch

j

jh

ñ

ṭ (retrofleks)

ṭh (retrofleks)

ḍ (retrofleks)

ḍh (retrofleks)

ṇ (retrofleks)

t

th

d

dh

n

p

ph

b

bh

m

y

r

l

y (hanya dalam bahasa Marathi)

v

ś (sy)

ṣ (retrofleks)

s

h

क़ q (untuk kata-kata pinjaman dari bahasa Arab)

ख़ x

ग़ ġ (r uvular)

ज़ z (untuk kata-kata pinjaman Persia dan Arab)

ड़ ṛ (retrofleks)

ढ़ ṛh (retrofleks)

फ़ f (untuk kata-kata pinjaman asing)

Vokal : beberapa kasus dengan र
Vokal Bentuk sandhangan dengan aksara [r]
रु
रू
Tanda-tanda diakritik lainnya
Huruf Nama Fungsi
wirāma (विराम) juga disebut halant (हलन्त) dalam bahasa Hindi, "membunuh" vokal pada konsonan yang menyangganya
एँ candrabindu (चन्द्रबिन्दु) menyengaukan vokal
anuswāra (अनुस्वार) menyengaukan vokal atau memberikan konsonan sengau setelah vokal (biasanya [n])
एः wisarga (विसर्ग) [h] pada posisi akhir
nukta (नुक्ता) digunakan untuk kata-kata pinjaman
एऽ awagraha (अवग्रह) untuk memperpanjang vokal

Aksara lainnya:

  • श्र = shra
  • ह्न = hna
  • ह्म = hma
  • ह्ल = hla
  • ह्य = hya
  • क्त = kta

Secara keseluruhan ada 49 aksara Devanagari dasar yang terbagi atas vokal dan konsonan. Saat mempelajari aksara ini, kita akan mempelajari bagaimana penulisan vokal saat berdiri sendiri dan saat bergabung dengan konsonan kemudiaan saat konsonan diletakkan sebagai akhiran dari suku kata. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar